Kamis, 01 Desember 2011

Naskah Soal UN 2012 Digandakan di Pusat

Jika pada Ujian Nasional Tahun 2011 penggandaan soal Ujian Nasional dilakukan di setiap propinsi, maka pada Ujian Nasional 2012 mendatang penggandaan soal akan digandakan di tingkat pusat, dan dengan jumlah percetakan tidak lebih dari 10 lokasi.
Sumber Gambar : Situs Kemendiknas
Hal tersebut dikatakan oleh Mendikbud Mohammad Nuh saat menggelar  pers di Gedung A Kemdikbud, (30/11), Jakarta. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan keamanan soal-soal Ujian Nasional tersebut. Penggandaan soal dilakukan secara sentralisasi juga untuk memudahkan pengawasan kualitas percetakan. Kualitas percetakan nantinya akan menggunakan security printing, dan di setiap lembar naskah UN 2012 akan dicetak tanda tertentu, untuk memberikan ciri, di percetakan mana naskah soal tersebut dicetak, Menteri Nuh lebih lanjut menjelaskan, hal ini untuk mengantisipasi jika terjadi kebocoran soal, akan lebih mudah untuk menelusurinya.

Metode Pembelajaran

Untuk menyampaikan sesuatu, tentunya setiap orang mempunyai caranya tersendiri, begitu pula seorang guru dalam menyampaikan pembelajaran kepada para siswanya. Dalam menyampaikann pembelajaran seorang guru menggunakan sebuah metode yang disebut Metode Pembelajaran, yakni cara yang digunakan oleh guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas sebagai upaya untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

Dalam pemilihan sebuah metode pembelajaran yang tepat seorang guru harus tahu betul dengan materi pelajaran yang akan disampaikannya dan metode apa yang tepat yang akan digunakan, sebab apabila guru gagal dalam memilih metode yang tepat untuk pembelajaran yang akan dilakukan maka akan berakibat pada kurang diterima atau diserapnya pelajaran yang disampaikan guru oleh para siswanya.

Ada beberapa model metode pembelajaran yang biasa digunakan oleh para guru, diantaranya :

Metode ceramah
Dalam metode ceramah proses belajar mengajar yang dilaksanakan oleh guru umumnya didominasi dengan cara ceramah. Dalam hal ini guru sebagai sentral, dan siswa sebagai obyek pendengar. Metode ceramah terjadi interaksi satu arah yakni dari guru ke siswa.

Metode Tanya jawab
Metode tanya jawab adalah pembelajaran yang menggunakan pertanyaan-pertanyaan, yang mengarahkan siswa memahami materi yang disampaikan. Pertanyaaan yang diajukan seharusnya bervariasi, seperti pertanyaan tertutup atau pertanyaan yang jawabannya hanya satu kemungkinan dan pertanyaan terbuka yang jawabannya banyak kemungkinan dan memancing siswa untuk berdiskusi, serta disajikan dengan cara yang menarik.

Metode Diskusi
Metode diskusi adalah pembelajaran dengan cara menyajikan materi melalui pemecahan masalah. Diskusi  yang dilakukan harus melibatkan semua anggota (dalam hal ini siswa) dan menghasilkan suatu pemecahan masalah. Topik yang menjadi bahan diskusi harus jelas dan menarik, peserta diskusi berperan aktif, saling menghargai pendapat, serta dikondisikan dalam suasana diskusi yang tanpa tekanan.

Metode Penugasan
Metode pemberian tugas dilaksanakan melalui memberikan penugasan kepada siswa untuk melakukan suatu pekerjaan. Tugas dapat diberikan kepada setiap individu maupun kelompok. Pemberian tugas untuk setiap siswa atau kelompok dapat sama dan dapat pula berbeda. Pemberian tugas terhadap siswa haruslah ditutup dengan mendapatkan kesimpulan atas materi pelajaran yang dipelajari dan dapat dipahami oleh seluruh siswa.

Metode Eksperimen
Metode eksperimen adalah pembelajaran di mana siswa melakukan aktivitas percobaan, dan mengalami atau membuktikan sendiri suatu yang dipelajarinya. Dalam metode ini siswa diberi kesempatan untuk mengalami sendiri atau melakukan sendiri dengan mengikuti suatu proses, mengamati suatu obyek, menganalisis, membuktikan dan menarik kesimpulan sendiri tentang obyek yang dipelajarinya. Metode Eksperimen juga dapat Pdengan demonstrasi, apabila alat yang tersedia hanya satu atau dua perangkat saja.

Metode Demonstrasi
Metode demonstrasi adalah pembelajaran dengan cara memperagakan atau mempertunjukkan kepada siswa suatu proses, situasi, benda, atau cara kerja suatu alat yang sedang dipelajari. Demontrasi dapat dilakukan dengan menunjukkan benda baik yang sebenarnya, model, maupun tiruannya dan disertai dengan penjelasan lisan. Metode demonstrasi juga dapat dilakukan dengan meminta siswa mengulangi suatu proses yang telah diperagakan oleh guru.

Metode Karyawisata
Metode Karyawisata dilakukan dengan carau mengajak siswa ke suatu tempat ( objek ) tertentu untuk mempelajari sesuatu yang tentunya berkaitan dengan suatu pelajaran. Metode karyawisata dapat menjadikan siswa memahami, dan melihat sendiri apa yang mereka pelajari dalam kehidupan nyata, dan dalam lingkungan. Contoh tempat yang dapat dijadikan obyek karyawisata adalah museum, kantor, percetakan, bank, pengadilan, atau ke suatu tempat yang mengandung nilai sejarah / kebudayaan tertentu.

Pengertian Pendidikan Formal, Informal dan Nonformal

Secara umum telah dikenal tiga jenis/model pendidikan yang ada. Ketiga jenis pendidikan itu memiliki masing-masing fungsi, tetapi fungsi yang berbeda tersebut saling melengkapi, sebab pendidikan pada hakikatnya adalah pembetukan karakter dari individu-individu yang mengalami pendidikan. Karakter yang dibentuk melalui pendidikan itu meliputi tiga macam hal yaitu intelektual, emosional dan spiritualnya.

Pembentukan karakter ini dilakukan melalui pendidikan. Pendidikan yang kita ketahui kebanyakan hanya pendidikan formal yakni di sekolah, tetapi selain pendidikan formal disekolah, karakter individu yang mengalami pendidikan juga terbentuk di dua jenis/model pendidikan lainnya yakni pendidikan informal dan pendidikan nonnformal.
Jenjang Pendidikan Formal
Apa yang dimaksud pendidikan formal, pendidikan nonformal, dan pendidikan informal tersebut ? berikut  penulis jabarkan secara singkat :
  1. Pendidikan FormalMerupakan pendidikan yang diselenggarakan di sekolah-sekolah pada umumnya. Jalur pendidikan ini mempunyai jenjang pendidikan yang jelas, mulai dari pendidikan dasar, pendidikan menengah, sampai pendidikan tinggi. Termasuk juga ke dalamnya ialah kegiatan studi yang berorientasi akademis dan umum, program spesialisasi, dan latihan profesional, yang dilaksanakan dalam waktu yang terus menerus.
  2. Pendidikan Nonformal Taman Pendidikan Al Quran, Sekolah Minggu, berbagai kursus, bimbingan belajar dan sebagainya. Program-program pemberantasan buta aksara, Pendidikan Kesetaraan  Paket A, B, dan C, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD),  dan sebagainya. 
  3. Pendidikan InformalAdalah jalur pendidikan di lingkungan keluarga yang berupa ajaran tata-krama, sikap dan tingkah laku yang diajarkan pada keluarga semenjak peserta didik lahir. Pendidikan informal dapat juga disebut pendidikan yang ada di masyarakat, atau pendidikan yang dialami oleh seseorang oleh lingkungannya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...